Kamis, 10 Februari 2011

the Next three day 2

Sekarang kita akan membahas aspek-aspek dari film ini.
- Film ini menarik karena menunjukkan seseorang biasa menjadi seorang yang luar biasa karena suatu kepercayaan kepada istrinya. banyak sekali film yg menunjukkan seorang yg berkemampuan melawan "yg berwenang" seperti mantan tentara, mantan polisi, ahli bela diri, detektif, politisi, ahli komputer. namun disini tokoh utama benar2 "bodoh" dalam hal melawan hukum dan negara. mungkinkah ini jeritan hati dari orang yang tidak puas dengan negaranya? mungkinkah ini lebih cocok buat kita orang indonesia yang benar2 berkali2 dikecewakan oleh mafia peradilan, rekening gendut aparat polisi, bahkan ditilang oleh polisi di bundaran HI.

-Film ini juga menunjukkan bahwa hukum memiliki titik lemah yang bisa sangat mematikan orang tidak bersalah. namun disisi lain juga menunjukkan bahwa pengenalan yang sejati ternyata dimiliki oleh sang suami terhadap sang istri, "I know who you are" itu katanya kepada istrinya. film ini membawa saya untuk tidak terlalu mengandalkan hukum, pasti tiba saatnya dimana akhirnya hukum mengecewakan kita (walaupun saya harap jangan terlalu sering). Melatih diri untuk mempercayakan keadilan kepada Tuhan saya yang mengatakan "I know who you are." Siap-siaplah kecewa orang yang mengandalkan hukum terlalu banyak....sekaligus siap-siaplah kecewa orang yang mengandalkan hukum sebagai alat untuk kepentingan diri karena suatu saat hukum itu juga yg akan menggigit balik.

-Film ini juga mengajarkan suatu hal yang menantang. Melawan aturan negara demi kebaikan dan kepercayaan kepada istri. Negara berhak mendapatkan penghargaan warganya (thats why sang istri mengikuti pengadilan selama 3 tahun) namun saat negara gagal untuk menunjukkan kebenaran maka saatnya untuk melawan.... agar berbau makar sih... musti hati2 mengatakan ini. bisa2 nanti saya yang ditangkap, hehehehe.

-Film ini juga menunjukkan perlunya "dunia gelap" seperti mafia, pemalsu paspor dsb untuk penyeimbang dari kondisi negara yang telah mapan. "dunia gelap" menjadi seperti jalan alternatif saat semua jalan utama telah dipenuhi dengan sampah. nampaknya dalam sistem komputer, sistem negara maupun sistem apapun itu juga perlulah ditemukan "lubang2" yang ada. itu penting jika suatu saat sistem itu jatuh ke tangan yang salah, the only way to save it adalah dengan menggunakan lubang2 itu untuk melawan the system.

Ada masukan lagi?

The Next three day 1

Film the Next three day memberikan suatu gambaran baru tentang kondisi dunia sekarang yang hanya seluas akses internet. Film ini yg sangat menarik adalah menunjukkan bagaimana seorang awam mampu menjadi seorang yang "expert" dalam penipuan, pengintaian, pembobolan hanya karena informasi2 yang dia dapatkan di internet (tentu saja plus keberanian. nothing will happen without courage to work it out).
dulu hal seperti ini pernah terjadi waktu buku dicetak secara massal. saat itu yg pertama-tama booming adalah risalah2 dari Luther tentang kritiknya terhadap tradisi katolik saat itu. lalu tidak lama kemudian adalah pencetakan alkitab dalam bahasa jerman dan disusul yang lain. kondisi ini membawa alkitab sebagai suatu sumber yang dapat diakses atau dibaca oleh banyak orang. dampaknya dahsyat, orang-orang mulai membaca, bertheologi, membuat lagu-lagu berdasarkan alkitab yang mulai mudah untuk diakses ini. (sekedar info, pada abad pertengahan, alkitab ditulis dan dibacakan dalam bahasa latin. akibatnya rakyat jelata tidak tahu banyak tentang alkitab, apalagi jika harus membaca dan merenungkan firman Tuhan...."itu urusan pastor saja," pikir mereka")

merenungkan film ini dan kondisi saat ini, saya kembali berkaca lagi ke Kejadian 11. bagaimana jika seluruh pengetahuan itu 'dalam satu bahasa' alias begitu mudah diakases/didapatkan dan dimengerti? bukankah alkitab menuliskan bahwa hasilnya adalah "mulai dari saat ini apa yang mereka rencanakan akan terwujud". The next three day dengan berbagai macam bumbu keberuntungan telah menunjukkan hasilnya, seorang guru sekolah dengan keahlian seorang kriminal kawakan yang mempecundangi kepolisian.

Perenungannya adalah, informasi tersedia terlalu banyak bagi seorang manusia. oleh sebab itu supaya the whole bunch of information ini berguna bagi kita ada satu syarat yang harus dipenuhi, yaitu TUJUAN. tanpa tujuan kita hanya terputar2 dalam dunia cyber yang menurut saya lebih luar dari bumi ini. tetapkan suatu tujuan dalam hidup kita dan bukalah internet maka pastilah internet sangat berguna.