Eksposisi Singkat 1 Yohanes
1:1-10
Christian Communion
bukan perkumpulan manusia, tapi persekutuan yang berlandaskan dari dan pada
Allah. Yesus adalah hidup kekal, persekutuan dengan Dia adalah persekutuan
hidup yang kekal.
Tapi perkumpulan dari orang-orang yang masih “berdosa” dan
dalam dunia yang berdosa. Kondisi manusia secara umum memang berdosa/total depravity/total corruption. Itulah
sebabnya dalam komunitas Kristen pun (gereja, keluarga Kristen) kita masih
menemukan masalah-masalah dan kelemahan.
Dalam perkumpulan Kristen memang ada hal-hal yang
tidak “natural” atau “biasa” oleh karena persekutuan Kristen dimulai
oleh “Yang illahi” yaitu Yesus. Persekutuan Kristen memperoleh kehidupannya oleh karena
Yesus.
Oleh sebab itu semua masalah dipersekutuan Kristen
seharusnya diselesaikan dalam Yesus. Oleh sebab itu semua kemajuan dalam
persekutuan Kristen seharusnya berlandaskan Yesus. Dengan berdoa dan Firman
Tuhan maka iman kepercayaan kita akan menerima kekuatan “supranatural”/illahi
dari Allah untuk menghadapi dan menyelesaikan masalah yang muncul dalam
komunitas umat percaya.
Alkitab menyaksikan bahwa setelah mengalami dan menyaksikan
Yesus sang Firman Hidup mengubahkan hidup para rasul dan komunitas. Mengalami dan menyaksikan Yesus membuat mereka menuliskan
dan menyaksikan Hidup Kekal itu. Shine
out/flow out community, komunitas yang menyaksikan penebusan dan pemulihan
dari Yesus.
Contoh Alkitab:
-Yohanes mengalami ini, dia dulu minta kehormatan untuk duduk
disebelah Kristus dan juga disebut Boanerges (anak guntur, meledak-ledak
emosinya). Tapi akhirnya dia menjadi apostle of Love menurut tradisi. Dia
menceritakan tentang Yesus yg supranatural mengubahkan hidupnya, dia
menyaksikan kuasa dan kebenaran supranatural itu dalam dirinya.
-Meski terlibat konflik yang tajam hingga berpisah, namun
akhirnya Paulus dan Markus kembali bersatu (Filemon 1:23-24, Kolose 4:10 dan 2
Tim 4:11)